Dalam ceramahnya, Habib Sholeh mengingatkan kepada umat tentang bencana tak lepas dari tantangan manusia.
“Jemaah sekalian, bencana tidak ada yang bisa diketahui kapan saja terjadi. Tapi Rasulullah SAW telah memberikan sinyal. Jika kita melakukan yang berhasil-memulihkan yang mendatangkan murkanya Allah, maka bencana itu akan datang menimpa kita yang sudah ada,” katanya.
Pimpinan Majelis Zikir Nurul Khairat Itu menghimbau kepada para orang tua dan pemerintah berusaha maksimal mendidik anak-anak di Palu agar menjadi generasi muda yang berperilaku terpuji.
Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola pada kesempatan itu mengatakan bahwa pemerintah terus bekerja untuk memenuhi kebutuhan pokok hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk warga yang terdampak gempa, tsunami, atau likuifaksi.

Foto : FKLB to Koran Trilogi
“Pemerintah ada di tengah-tengah bapak ibu. Keliru Anda jika mengira kami tidak ada,” ungkap Longky ditengah-tengah umat yang mengikuti acara tersebut.
Ketua DPW Gerindra Provinsi Sulawesi Tengah itu menambahkan, saat ini pemerintah di tingkat pusat harus menerima tuntutan, meminta dan meminta warga, dan sedang memenuhinya.
