“Sementara kita batang kayu untuk lewat sementara. Rencana hari ini juga akan segera ditimbun. Info dilapangan diusahakan hari ini bias ditimbun. Alat berat yang kelokasi I unit Loader posisi menuju kelokasi dari Bunta, 1 unit Excavator menuju lokasi dari luwuk, informasi sementara” jelasnya.
Untuk penanganan jangka panjang, konstruksi permanen dilakukan dengan perbaikan pasangan batu pada oprit jembatan, dan pemasangan bronjong pada tepi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang tergerus sisi kanan arah Bunta. Tak hanya itu, BPJN XIV Palu juga akan melakukan penimbunan perlayer pada badan jalan, perbaikan pelat injak jembatan yang tergerus air, pelapisan pondasi agregat kelas A, dan pengaspalan.
Sebelumnya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah menginstruksikan seluruh Balai Kementerian PUPR di daerah-daerah selalu siap siaga terhadap bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Terlebih saat Pandemi Covid-19, kondisi jalan dan jembatan harus terus kita jaga agar jalur logistik tidak terputus.
