Selain membangun struktur, PSI juga membuka ruang lebih luas bagi tokoh dan kader potensial dari berbagai latar belakang.
Ahmad Ali menyebut akan ada kader potensial dan strategis yang berpindah maupun bergabung dengan PSI.
Karena itu, menurut dia, organisasi harus siap menerima mereka dan menjadikannya bagian dari kekuatan baru partai.
BACA JUGA : PSI Bidik 3 Besar 2029 ! Ahmad Ali : Saya & Jokowi Jadi Target
Langkah tersebut menempatkan Sulteng dalam konteks yang lebih luas. Konsolidasi di daerah bukan hanya berkaitan dengan kepentingan internal PSI di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi kompetisi politik nasional 2029.
Di sisi lain, Ahmad Ali juga menyatakan PSI harus siap menghadapi berapa pun angka ambang batas parlemen yang nantinya berlaku.
Dalam Rakorda Palu, ia menyebut angka 4%, 5%, 7% hingga 9% sebagai skenario yang siap dihadapi PSI.
Dengan demikian, arah konsolidasi PSI mulai terlihat tidak hanya berorientasi pada target jangka pendek.
Partai tersebut tengah menyiapkan struktur organisasi sebelum kontestasi Pemilu 2029 memasuki fase yang lebih intens.
Bagi PSI, Sulteng kini menjadi salah satu arena untuk membangun dan menguji struktur tersebut.
Pertaruhannya bukan semata-mata berapa banyak kader yang dapat dikumpulkan, melainkan apakah konsolidasi yang dibangun dari sekarang mampu berubah menjadi mesin politik yang aktif di tingkat masyarakat ketika Pemilu 2029 tiba.


