Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Bukan Soal 600 atau 2.000 Kader, Ini Pertaruhan Sebenarnya PSI di Sulteng

Menurut dia, figur politik harus ditopang struktur organisasi yang solid dan bekerja secara kolektif.

“Ketokohan saja tidaklah cukup. Kita harus melengkapi ketokohan dengan solidaritas nyata. Tidak ada kemenangan yang bisa diraih oleh satu orang tokoh, kemenangan hanya bisa kita raih dengan bekerja bersama-sama,” kata Ahmad Ali.

Perubahan pendekatan tersebut membuat konsolidasi PSI di Sulteng tidak hanya berkaitan dengan jumlah kader yang hadir dalam kegiatan partai.

Dalam Rakorda PSI Kabupaten Sigi pada hari yang sama, sekitar 600 kader tercatat mengikuti kegiatan yang digelar di Aula Taman Taiganja, Desa Kalukubula.

Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari persiapan organisasi menghadapi tahapan verifikasi Pemilu 2029.

Sementara dalam Rakorda DPD PSI Kota Palu, jumlah peserta disebut mencapai sekitar 2.000 pengurus dan kader.

BACA JUGA : Mengintip ‘Manuver Agresif’ Ahmad Ali di PSI ! Dari Sulteng Siap Ubah Peta Politik Nasional 2029

Ahmad Ali meminta struktur DPD dan DPC di Sulteng diperluas menjadi struktur pemenangan.

Artinya, tantangan berikutnya bukan hanya bagaimana PSI mengumpulkan massa, tetapi bagaimana jaringan tersebut bekerja secara konsisten di lapangan.

Ahmad Ali meminta struktur yang dibangun sejak sekarang tidak sekadar tercatat di atas kertas.

“Struktur yang kita bangun hari ini harus menjadi mesin pemenangan. Jangan hanya ada di atas kertas, tetapi harus hidup dan bekerja di tengah masyarakat,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :BACA JUGA : PSI Bidik 3 Besar 2029 ! Ahmad Ali : Saya & Jokowi...