Anwar menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kepemimpinan yang solid dan berkomitmen. “Kami optimis bahwa pembangunan tol ini akan segera terwujud, terlebih jika masyarakat mendukung kami pada 27 November 2024,” tambahnya.
Selain dampak signifikan dalam memperlancar arus barang dan jasa, Tol Tambu-Kasimbar diproyeksikan akan mendongkrak perekonomian lokal dengan membuka akses ke kawasan industri, termasuk Kawasan Industri Khusus Nasional (KIKN) di Sulawesi Tengah.
Anwar menilai tol ini sebagai solusi penting untuk memperluas akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Tidak hanya berhenti pada pembangunan tol, Anwar Hafid juga menyoroti pentingnya infrastruktur lain yang mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Salah satunya adalah pembangunan tanggul sungai dan pantai untuk melindungi warga dari ancaman abrasi.
