POLITIK FATHUL MAKKAH ZAINUDIN TAMBUALA

Saat itu Sayidina Abu Bakar Siddiq membawa bapaknya, Abu Quhafa, menemui Rasulullah Muhammad SAW, agar mengislamkan ayahnya yang kala itu sudah tua namun masih musyrik.  Sesampainya di hadapan Rasul, Rasulullah  berkata,  “Hai Abu Bakar, biarkan saya yang mendatangi ayahmu bukan ayahmu yang datang ke saya.” Zainudin menjelaskan, dari kisah itu menunjukkan walaupun Rasul telah menguasai politik saat itu, tapi Rasulullah masih berjiwa humanis.

Zainudin kini tak lagi hanya milik PKS, melainkan sudah menjadi milik daerah. Makin banyak kalangan yang merasa turut memiliki dia. Zainudin dengan gembira menyambut siapa saja untuk turut bersamanya berjuang demi bangkitnya daerah tanah kaili ini.

Sebagai wujud cinta tanah kelahiran, kini Zainudin siap menjalankan tugas dari partai untuk di calegkan kembali di Dapil Sigi, Donggala. Tekadnya tetap sama. Yakni berusaha memaksimalkan kemashalahatan bagi seluruh masyarakat melalui kewenangan sebagai anggota dewan yang menyusun anggaran, mengontrol eksekutif dan membuat UU yang berpihak pada keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT
PARALLAX ADSMasukkan gambar/kode iklan dari Customizer

Red : Wahyudi / trilogi.co.id

Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.