Ada banyak sekali kasus-kasus yang terjadi terkait dengan pertambangan dan perkebunan perlu segera diselesaikan oleh pemerintah dan DPRD.
Sementara Sekretaris Komisi II DPRD Sulteng, Ronald Gulla dihadapan petani Morowali Utara, Walhi dan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morowali Utara di kantor legislatif menyambut positif dan menampung aspirasi para petani.
“Saya bersma teman saya pak Faisal di komisi II DPRD Sulteng telah banyak menerima aspirasi petani Morowali Utara terkait masalah yang terkait dengan lahan perkebunan sawit yang sebenarnya belum tuntas dibicarakan antara perusahaan dengan petani, tetapi sudah ditanami sawit,” kata dia.
Karena itu, masalah ini akan dibahas oleh komisi II dan komisi lainnya yang terkait dengan sengketa tersebut. “Jadi kami baru sekadar menampung aspirasi petani dan belum bisa memberikan solusi terbaik,” kata Ronald.
Hal senada juga akan disampaikan oleh Asisten II Setda Provinsi Sulteng, Bunga Elim Somba. Dihadapan petani Morowali Utara, Elim berjanji akan menindak lanjuti persoalan dimaksud.
“Ya kami akan memanggil pihak-pihak terkait seperti Dinas Perkebunan dan juga BPN sebagai instansi yang mengeluarkan hak guna usaha (HGU) kepada pidah perusahaan yakni PT KSG,sementara lahan petani yang kini sudah ditanami sawit masih bermasalah,” kata dia. ANT
Aspirasi petani sudah kami pahami dan hal ini akan ditindak lanjuti.
