Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

444 Izin Tambang di Sulteng Jadi “Bom Waktu”, Wagub Reny Wanti-wanti Kutukan SDA !

BACA JUGA : Ogah Rugi di Mulut Tambang, Wagub Reny Blak-blakan Sulteng Stop Ekspor Nikel Setengah Jadi

Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Sulteng sendiri menegaskan komitmen untuk menghijaukan kembali lahan bekas tambang.

FKTT menargetkan area bukaan tambang yang belum dihijaukan dapat dipulihkan dalam dua tahun ke depan.

Artinya, ukuran keberhasilan sektor pertambangan tidak cukup hanya dihitung dari berapa ton mineral yang diproduksi atau berapa besar investasi yang masuk.

Di tengah agresifnya aktivitas tambang dan hilirisasi, Reny juga memberikan peringatan keras soal keselamatan kerja.

Pesannya ditujukan kepada para Kepala Teknik Tambang (KTT) yang menjadi garda depan operasional perusahaan.

“Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tidak dapat ditawar, tidak ada target produksi yang setara dengan satu nyawa manusia,” tegas Reny.

BACA JUGA : Bukan Cuman Nikel, Sulteng Rayu KADIN Garap Hilirisasi Durian dan Rumput Laut

Pernyataan tersebut menempatkan keselamatan kerja tambang Sulteng sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pertambangan berkelanjutan.

Menurut Reny, keterbukaan terhadap investasi tidak berarti perusahaan dapat mengabaikan aturan.

Pemerintah tetap mendorong investasi, pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja dan hilirisasi.

Namun seluruh aktivitas tersebut harus berjalan bersama perlindungan lingkungan dan keselamatan pekerja.

Dengan kata lain, produksi tidak boleh menjadi satu-satunya indikator keberhasilan pertambangan.

Pekerjaan rumah berikutnya jauh lebih panjang. Apa yang terjadi ketika cadangan mineral berkurang?

Inilah titik yang menjadi perhatian Pemprov Sulteng. Pemerintah ingin memastikan kekayaan tambang tidak hanya menghasilkan penerimaan dan pertumbuhan ekonomi selama komoditas masih tersedia.

Reny mengingatkan pembangunan harus tetap hidup meski aktivitas tambang suatu hari berakhir.

Halaman Selanjutnya :BACA JUGA : Tak Hanya Nikel | Sulteng Siapkan Hilirisasi Kelapa hingga Rumput Laut, Ini...