Rotor
Rotor berada di bagian dalam stator motor listrik, ada juga susunan yang dengan rotor external. Type yang ini terbagi dalam magnet tetap dan mempunyai material dengan style koersif tinggi yang dipakai sebagai magnet tetap itu.
Berdasar design rotor, terdiri jadi dua, yakni motor listrik dengan rotor kutub yang mencolok dan motor listrik dengan rotor kutub yang tidak mencolok.
Stator
Berbeda hal dengan stator, yakni mempunyai kerangka luar dan pokok dengan gulungan. Design yang umum dari type stator ini yakni gulungan dua dan tiga babak. Berdasar design stator itu, Permanent Magnet Synchronous Motor bisa dengan gulungan terbagi atau gulungan terpusat.
Cara Kerja Permanent Magnet Synchronous Motor
Cara kerja Permanent Magnet Synchronous Motor sebetulnya benar-benar simpel, cepat dan efisien bila dibanding dengan elemen motor listrik konservatif.
Memiliki konsep kerja yang sama dengan motor sesuai dan mekanisme PMSM ini bergantung pada medan magnet stator dan medan magnet rotor.
Saat lingkar stator dikasih energi dengan suplai AC 3-fase, karena itu medan magnet yang berputar-putar dibikin antara sela udara.
Kemudian, saat supply AC 3-fase itu diserahkan ke stator akan membuat medan magnet yang berputar-putar dan medan magnet yang stabil sudah diinduksi karena ada medan magnet rotor.
Sisi rotor ini bekerja dengan kecepatan yang sesuai. Ringkasannya, semua kerja PMS bergantung pada sela udara di antara stator dan rotor.
