Kata dia, bukannya tidak ingin menaati peraturan, mereka juga tidak punya maksud untuk merusak keindahan dan ketertiban kota. Hanya, tuntutan hiduplah yang memaksa untuk mencari rezeki.
“Ikanku ini mudah busuk pak, kalau tidak laku terjual pasti memakan modal di es kembali. Jadi apa yang saya mau makan kasihan kalau tidak ada keuntungan pak, ini hanya modal kecil kasihan. Kalaupun ada untungnya hanya penyambung hidup saja dengan anak-anak,” ucapnya.
Sementara itu, teman sesama pedagang ikan juga turut prihatin atas penertiban yang dilakukan pihak Pol PP. Menurut mereka, pihak Pol PP dinilai tebang pilih saat melakukan razia lapak pedagang disepanjang jalan Pahlawan poros Bantaeng.

