“Pak Anwar sangat mengenal persoalan agraria di wilayah ini dan memiliki komitmen untuk memperjuangkan hak-hak petani. Kami mendukungnya karena beliau mau mendengar dan hadir langsung di lapangan,” ungkap Eva dalam sambutannya.
Anwar Hafid, dalam pidatonya, menegaskan bahwa masalah agraria dan tumpang tindih lahan di Morowali Utara merupakan salah satu prioritasnya jika terpilih sebagai gubernur.
Ia mengingatkan pengalamannya sebagai Bupati Morowali, di mana ia berhasil menyelesaikan konflik lahan yang melibatkan perusahaan yang menyerobot tanah warga.
