Meskipun memberikan manfaat ekonomi jangka pendek, PETI juga menimbulkan berbagai mudharat ekonomi jangka panjang.
Aktivitas ini seringkali dilakukan secara tidak efisien dan tidak berkelanjutan, sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan yang dapat mengurangi produktivitas lahan pertanian dan perikanan.
Selain itu, PETI juga dapat menyebabkan konflik sosial antara penambang, pemilik lahan, dan masyarakat sekitar, yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi lokal.
Lebih jauh lagi, PETI seringkali dikendalikan oleh jaringan ilegal yang dapat merugikan negara dari segi pendapatan pajak dan royalti.
Dari segi sosial, PETI dapat meningkatkan kesejahteraan sebagian masyarakat lokal dengan memberikan penghasilan dan kesempatan kerja.
Namun, aktivitas ini juga dapat menimbulkan berbagai masalah sosial, seperti peningkatan kriminalitas, perjudian, dan penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, PETI juga dapat merusak nilai-nilai budaya dan tradisi lokal, serta menciptakan kesenjangan sosial antara penambang dan masyarakat yang tidak terlibat dalam aktivitas tersebut.
