Partai Nasdem kata Misran, sebagai pemenang pertama, memperoleh suara sebesar 309.172 (19,17%) dengan 7 kursi, urutan ketiga Partai Gerindra 256.575 suara (15,91%) 6 kursi, kemudian PDIP 211.471 suara (13,11%) 6 kursi, Partai Demokrat 129.764 suara (8.05%) 4 kursi, PKB 113.740 suara (7.05%), PKS 103.114 suara (6.39%) 4 kursi, PAN 76.454 suara (4.74%) 2 kursi, Partai Perindo 53.190 suara (3,30%) 2 kursi, Partai Hanura 52.880 suara (3,28%) 2 kursi, dan PPP 21.479 suara (1,33%) 1 kursi.
Angka-angka perolehan suara/kursi setiap partai di atas katq Misran sangat penting untuk dicermati. Dengan kondisi data seperti ini, tidak ada satu partai pun bisa memenuhi syarat dengan sendirinya untuk mencalonkan pasangan Cagub dan Cawagub.
“Saat ini, walaupun masih ada, fenomena politik keterpilihan figur yang berasal dari wilayah timur dan barat Sulteng, bagi pemilih pada Pilgub 2020 nantinya, secara berangsur tereduksi seiring dengan makin cerdasnya masyarakat untuk memilih figur calon pemimpinnya” kata Misran
Bagi Akademisi asal Poso ini melihat tingkat pendidikan yang semakin baik dan pesatnya arus informasi lewat berbagai media cetak dan elektronik, media sosial, sangat berperan penting dalam mengeleminir fenomena ini.
“Rekam jejak, kualitas dan integritas seorang calon adalah salah satu faktor penting bagi para pemilih. Tetapi tidak kalah pentingnya, tentunya strategi yang akan dilakukan oleh Parpol dan tim suksesnya untuk memenangkan kandidat yang dicalonkannya” kata Misran.

References:
Stay Casino Bonus ohne Einzahlung Willkommensbonus Paysafe