BACA JUGA : Gubernur Sulteng Anwar Hafid Pilih Jalur ‘Tidak Populer’, Strategi Tulus atau Taktik Politik Baru?
Jika konektivitas tersebut semakin terbuka, jalur ini tidak hanya digunakan untuk mobilitas masyarakat lokal, tetapi berpotensi menjadi salah satu alternatif pergerakan orang dan barang antarkawasan.
Bagi pengendara, jalur baru berarti pilihan rute yang lebih mudah dan aman. Bagi pelaku usaha, konektivitas berarti akses yang lebih dekat terhadap pasar dan jalur distribusi.
Efek lanjutannya dapat terlihat pada rantai pasok.
Semakin mudah hasil pertanian dan komoditas lokal dibawa dari sentra produksi, semakin kecil hambatan transportasi yang harus ditanggung pelaku usaha.
Pada titik inilah pembangunan infrastruktur jalan bertemu langsung dengan agenda penguatan ekonomi daerah.
Pembangunan Ruas SP. Lampasio–Muliasari juga sejalan dengan semangat BERANI LANCAR, program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang menempatkan konektivitas jalan sebagai salah satu instrumen untuk membuka akses wilayah dan memperlancar aktivitas masyarakat.
BACA JUGA : Ekspor Durian Sulteng Jadi Senjata Baru Anwar Hafid | China Siap-Siap “Mabuk Durian”
Jalan tidak hanya dipandang sebagai infrastruktur fisik, tetapi sebagai penghubung antara sentra produksi, permukiman, pasar dan pusat pertumbuhan ekonomi.
Dengan penanganan 11,4 kilometer, konstruksi AC-WC, sejumlah bangunan pelengkap, serta Jembatan Limpas Oyom 1 sepanjang 35 meter, proyek ini diarahkan untuk memberikan manfaat yang lebih panjang bagi masyarakat.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan jalan bukan hanya seberapa mulus permukaannya setelah selesai dibangun.
Lebih jauh, manfaatnya akan terlihat dari seberapa lancar masyarakat membawa hasil bumi, seberapa mudah kendaraan bergerak, seberapa pendek waktu distribusi, dan seberapa besar biaya transportasi yang dapat ditekan.
Jika konektivitas Muliasari–Kokobuka–Air Terang terus berkembang, ruas ini berpotensi menjadi salah satu mata rantai penting yang memperkuat hubungan ekonomi antara wilayah selatan dan utara Sulawesi Tengah, sekaligus membuka akses yang lebih dekat menuju Kabupaten Buol.


