Asbudyanto membenarkan akibat putusnya jalan tersebut beberapa desa menjadi terisolir, sehingga menjadi prioritas untuk segera ditditangani. “ Yang parah 1 km lagi kedepan disana butuh exa minimal 3 unit,” ujarnya.
Asbudyanto mengatakan pihaknya sedang mengecek kebutuhan untuk memperbaiki jalan tersebut. Penanganan jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana sedang dilakukan. Kejadian bencana banjir bandang yang bertubi-tubi di wilayah Kabupaten Sigi, kata Budi, mengakibatkan beberapa infrastruktur rusak.
“Sedang diusahakan untuk penanganan darurat. Kami juga sedang mengurus jembatan yang rusak lain juga. Kita lihat kebutuhannya seperti apa,” tandasnya.


