Terdapat 10 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) baru di sekitar area jembatan, dengan 6 titik berada di badan jembatan dan 4 titik di masing-masing sisi oprit kiri dan kanan.
Selain itu, lima rambu petunjuk dipasang pada jarak tertentu untuk memberikan informasi kepada pengendara sebelum memasuki jembatan, ditambah patok pengarah untuk meningkatkan keselamatan.
BPJN Sulawesi Tengah juga memastikan pemeliharaan berkala pada Jembatan yang dikerjakan oleh PTKurnia Mulia Mandiri, dengan pengecekan rutin yang melibatkan tim lapangan dan Balai Geoteknik dan Struktur.
Pemeliharaan ini mencakup pengecekan kondisi jembatan dan ketahanan material.
“Kami sudah memiliki prosedur pengecekan rutin, termasuk untuk Jembatan Buluri I yang baru difungsikan. Penyedia jasa wajib melakukan pemeliharaan selama satu tahun penuh sebagai bagian dari jaminan stabilitas,” kata Andi.
Sebagai bagian dari pengujian keamanan, BPJN Sulawesi Tengah juga melakukan simulasi dengan menggunakan beban kejut melalui truk yang melintasi rintangan dengan tinggi jatuh tertentu.
Data dari pengujian ini direkam menggunakan alat accelerometer, yang menunjukkan respon getaran alami jembatan ketika menahan beban dinamis.
