Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, yang turut hadir dalam konferensi pers, mengungkapkan keberhasilan ini menunjukkan pentingnya sinergi antar-instansi.
“Kerja sama lintas kementerian dan lembaga adalah kunci utama dalam menekan peredaran narkoba di Indonesia,” tegasnya.
Dalam tiga tahun terakhir, Polda Sulawesi Tengah mencatat lonjakan signifikan dalam pengungkapan kasus narkotika.
Tahun 2022, ada 568 kasus dengan barang bukti sabu 10,2 kilogram. Pada 2023, meski jumlah kasus turun menjadi 544, barang bukti meningkat hingga 43 kilogram.
Tahun ini, hingga November 2024, pengungkapan mencapai 595 kasus dengan barang bukti sabu mencapai 63,6 kilogram.
