Produksi padi yang terjaga kemudian menjadi salah satu fondasi bagi ketersediaan gabah dan pasokan beras.
Dari sisi perdagangan, kesinambungan pasokan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas rantai pangan.
Karena itu, pemeliharaan infrastruktur irigasi memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar pekerjaan teknis di saluran.
Bagi agenda swasembada pangan nasional, keberadaan infrastruktur pertanian yang andal menjadi salah satu prasyarat untuk mempertahankan produktivitas dan kontinuitas produksi.
BACA JUGA : Irigasi Gumbasa Sigi Digenjot ! Proyek Tersier 2025 Jadi Kunci Kebangkitan Lumbung Pangan
Kenneth menekankan pemeliharaan galian sedimen perlu dilakukan secara terencana, berkala dan berkesinambungan.
Kebutuhan tersebut membuat anggaran infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jaringan baru, tetapi juga menjaga aset irigasi yang sudah ada agar tetap berfungsi sesuai kapasitasnya.
Dengan kapasitas pengaliran dan pembuangan yang terjaga, distribusi air, pengoperasian bangunan irigasi serta pelayanan kebutuhan pertanian dapat berlangsung lebih aman dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, pengerukan sedimen di Gumbasa bukan sekadar membersihkan lumpur dari saluran.


