Selain pelatihan dan akses permodalan, mereka juga berencana untuk memfasilitasi para wirausahawan muda dengan pendampingan yang berkelanjutan, guna memastikan keberhasilan jangka panjang.
Program ini disambut baik oleh berbagai kalangan, terutama di kalangan generasi muda Sulteng, yang berharap dapat lebih banyak terlibat dalam pembangunan daerah melalui sektor wirausaha.
Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, anak-anak muda diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus menjadi solusi atas tantangan pengangguran di wilayah tersebut.
Program BERAMAL ini akan diluncurkan secara bertahap, dengan prioritas pada sentra kreatif yang tersebar di beberapa wilayah di Sulawesi Tengah.
Abdul Karim Aljufri memastikan bahwa kebijakan ini akan dilaksanakan dengan pendekatan yang inklusif dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Pemberdayaan ekonomi kreatif, khususnya di kalangan milenial dan Gen Z, diyakini akan menjadi kunci dalam menggerakkan pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah, serta menjawab kebutuhan akan lapangan pekerjaan baru di era digital.
