Berdasarkan angka inilah, tulis Yahdi Basma, yang secara verbal disebut oleh calon gubernur paslon nomor urut 02 Rusdy Mastura dalam debat putaran kedua dengan mengulang-ulang frasa jika anggaran pendidikan di provinsi Sulawesi Tengah hanya 9 % lebih.
Selanjutnya juga, dalam rilis itu dijelaskan bahwa dari data yang dipaparkan melalui sarana mesin pencari Google, Yahdi Basma menilai sebagai tools bagi publik untuk memperoleh hak atas informasi, juga sarana bagi Negara dalam rangka pelaksanaan prinsip transparansi.
Hal ini menurut dia Untuk membuka data kuantitatif progres urusan pendidikan di semua daerah se Indonesia, cukup dengan buka laman resmi milik Kemendikbud : http://npd.kemdikbud.go.id saja. Bisa menjadikan laman resmi milik institusi pemerintahan sebagai sumber data, tentu adalah tindakan logik & verifikatif. Dan itu yang dilakukan oleh Rusdy Mastura selama ini, termasuk di Debat Publik kedua pada 14 November 2020 lalu.
Selain itu dalam rilisnya, Yahdi Basma menguraikan, jika data Anggaran Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Rp645.617.922.692 atau 14,57 % dari APBD Murni, dan menempati urutan ke-21 dari 34 Provinsi di Indonesia. Hal itu Jika dibandingkan dengan 6 Provinsi yang ada di pulau Sulawesi, maka Sulawesi Tengah berada pada urutan ke-6. Sedangkan Sulawesi Selatan menempati urutan pertama dalam penyediaan anggaran pendidikan yaitu 17,31 % dan menempati urutan ke-9 dari 34 provinsi di Indonesia.
Selanjutnya diikuti oleh Provinsi Gorontalo sebesar 17,17 % urutan ke-2 provinsi di pulau Sulawesi (Urutan ke-10 secara Nasional), disusul Sulawesi Tenggara sebesar 17,15 % (urutan 11 Nasional), Sulawesi Utara 16,92 % (Urutan 13 Nasional), Sulawesi Barat 15,38 % (urutan ke-18 Nasional).
