Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus mendukung mitigasi bencana di masa depan.
“Proyek ini tidak hanya tentang membangun hunian, tetapi juga menciptakan ekosistem permukiman yang layak huni dan berkelanjutan,” ujar perwakilan dari PT Bumi Karsa. “Kami memastikan semua fasilitas dibangun dengan standar mutu tinggi, tepat biaya, dan tepat waktu,” tambahnya.
Berlokasi di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, pembangunan kawasan ini meliputi 1.055 unit hunian tetap.
Saat ini, progres proyek menunjukkan kemajuan yang positif, dengan pelaksanaan konstruksi berjalan sesuai jadwal. PT Bumi Karsa, bersama PT Indobangun sebagai mitra kerja sama operasi (KSO), berkomitmen menyelesaikan proyek ini dengan penuh dedikasi.
Dari pantauan di lokasi Huntap Tondo 2, progres pembangunan menunjukkan hasil yang positif dengan pekerjaan berjalan sesuai jadwal.
Proyek yang dikerjakan oleh PT Bumi Karsa bersama PT Indobangun ini mencakup pembangunan sistem pengolahan air limbah domestik terpusat (SPALD-T), sistem pengelolaan sampah TPS3R, reservoir penyediaan air bersih, ruang terbuka hijau (RTH), serta infrastruktur jalan dan penerangan.
Dengan nilai kontrak sebesar Rp144,53 miliar, proyek yang didanai oleh Bank Dunia melalui Central Sulawesi Rehabilitation and Reconstruction Project (CSRRP) ini diharapkan dapat selesai tepat waktu untuk memberikan hunian yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana di Kota Palu.
