Baca Juga : BPJN Sulteng Kejar Kedaulatan Pangan Lewat Inpres Jalan Daerah
Infrastruktur yang lebih baik memperlancar mobilitas masyarakat, memangkas waktu tempuh perjalanan, sekaligus memperkuat distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, serta komoditas unggulan menuju pusat-pusat ekonomi maupun pelabuhan.
Selain itu, peningkatan kualitas Jalan Daerah Sulawesi Tengah juga membuka akses menuju fasilitas pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga destinasi wisata yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah mengalokasikan investasi sekitar Rp284,744 miliar melalui Program Inpres Jalan Daerah di Sulawesi Tengah.
Anggaran tersebut digunakan untuk menyelesaikan 18 paket pekerjaan dengan total penanganan efektif sepanjang 78,88 kilometer.
Baca Juga : Bikin Lega! Usai Gempa M6,7 Sulteng, BPJN Pastikan Jalan-Jembatan Tetap Aman
Menurut Kamaruddin, investasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan produksi pertanian, perkebunan, perikanan, sentra ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan wilayah strategis sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan, mendukung sektor energi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
