TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

HASANUDDIN ATJO BIROKRAT INTERPRENUER PROFESIONAL DISEBUT LAYAK MEMIMPIN SULTENG DI PILKADA 2020

Sebagai pelaku bisnis, Atjo yang melalui CV. Dewi Windu yang dibangunnya dengan dana perbankan dan jasa-jasa sebagai konsultan selama 1986-1992, memiliki tambak udang modern berteknologi supra intensif di Kabupaten Barru yang cukup berhasil dimana udang produksinya menjadi salah satu penyumbang devisa nasional.

Yang penting disini adalah budaya bisnis yang dimiliki Ketua Shrimb Club Indonesia Timur ini, dimana ia sangat menghargai prinsip efisiensi dan efektivitas untuk mencapai tujuan organisasi, bisa diterapkannya dalam menjalankan tugas-tugas birokrasi.

Kunjungan disalah satu pelelangan ikan Tuna di Provinsi Sulawesi Tengah.
Foto dok DKP Sulteng to Koran Trilogi

Budaya birokrat yang bermental pelayan dan patuh pada pimpinan, budaya akademik yang selalu menyertakan kajian ilmiah dalam proses perencanaan serta budaya wirausaha yang mengedepankan prinsip efisiensi dan efektivitas inilah yang menjadi faktor penentu sehingga Hasanuddin Atjo dinilai sebagai figur yang tepat memimpin Bappeda Sulteng.

Tiga budaya ‘three in one‘ ini diperkuat lagi dengan budayan menulis di media massa karena hampir setiap pekan, ada saja tulisan-tulisannya yang muncul di media masa cetak dan elektronik.

Budaya menulis ini semakin meningkatkan kualifikasi diri Hasanuddin Atjo yang tentunya akan semakin melengkapi dirinya dalam memimpin Bappeda Sulteng ke depan.

Sayangnya, masa jabatan dia di Bappeda Sulteng tak akan berlangsung lama, karena Hasanuddin Atjo akan memasuki masa purnatugas selaku ASN pada 2020.

Dr M Ahlis Djirimu Ph.D akademisi Untad Palu mengatakan Dr Ir Hasanudin Atjo MP sangat visioner. Beliau tepat sebagai perencana Sulteng ketimbang birokrat. Sayangnya, pemikiran beliau selama 7 tahun ini sepatutnya terimplementasi.

“Saya pikir akan lain bila 7 tanun lalu beliau think tank Sulteng pasti akan ada kenangan yang ditinggalkan Longki” kata Dosen Fekon Untad Palu itu.

Begitu juga Dr Misran Lawani MSi menyebut gagasan Dr. Ir. Hasanuddin Atjo, MP. untuk membangun ekonomi Sulteng diberbagai aspek, dengan ide membangun Tol Tambu Kasimbar poros Kabupaten Donggala berada di Pantai Barat dan Kabupaten Parimo di wilayah Pantai Timur sebagai upaya mengintegrasikan roda transportasi laut dan darat dalam rangka memperlancar transportasi komoditi dari Wilayah Timur untuk di antar pulaukan ke Pulau Jawa atau Pulau Kalimantan atau sebaliknya, merupakan gagasan cerdas yang inovatif.

Termasuk didalamnya  pemikirannya Sultim dimekarkan, Sulteng tetap berjaya; dan membangun Sulteng dari desa adalah ide cemerlang yang patut diapresiasi.

“Dengan jenjang akademik dan karier sebagai birokrat profesional seperti saat ini, serta ide-ide cemerlang dari Dr. Ir. Hasanuddin Atjo, beliau mempunyai peluang besar untuk dilirik oleh partai politik sebagai calon gubernur potensial yang tidak dapat dipandang sebelah mata atau sepadan untuk berkontestasi dengan calon lainnya, seperti Ahmad Ali, Hidayat Lamakarate, Anwar Hafid dan figur lainya” kata Misran Lawani.

Penulis : Elkana L / Koran Trilogi

Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.