“Buktikan kalau saya terlibat terorisme,” tegasnya dengan nada tinggi. Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan media dan publik, memunculkan beragam spekulasi tentang arah pertanyaan Agusto.
Menanggapi polemik tersebut, Pusat Data, IT, dan Media Sangganipa mengeluarkan rilis resmi pada 19 November 2024.
Dalam rilis itu, Sangganipa menegaskan bahwa pertanyaan Agusto tidak bermaksud menuduh, melainkan bertujuan menggali visi dan kebijakan pasangan calon terkait ancaman extra ordinary crime.
“Pertanyaan itu sifatnya general, tidak spesifik membahas konflik Poso,” tulis rilis tersebut.
Gubernur nonaktif Rusdy Mastura, yang sedang cuti untuk kampanye, sebelumnya juga menyoroti isu extra ordinary crime dalam debat yang sama.
Ia menyebut bahwa terorisme, korupsi, dan narkoba adalah ancaman nyata yang harus ditangani secara sinergis antara pemerintah pusat, daerah, dan desa.
