Dalam perencanaannya, proyek ini juga menerapkan standar internasional dalam konstruksi jalan tahan bencana.
Dengan demikian, Jalan Cumi-Cumi menjadi model infrastruktur tangguh yang tidak hanya melindungi masyarakat, tetapi juga memastikan konektivitas yang stabil pascabencana.
Lebih dari sekadar proyek rekonstruksi, Jalan Cumi-Cumi memiliki peran strategis dalam memperlancar mobilitas dan distribusi logistik di Kota Palu.
Baca Juga : Perbaikan Jalan Trans Sulawesi Dipercepat, BPJN Sulteng Siapkan Jalur Alternatif Tagolu-Tentena !
Dengan panjang 2,26 km, jalan ini menjadi penghubung utama bagi kendaraan logistik yang sebelumnya harus melewati jalur poros dalam kota yang padat.
Proyek ini juga disinkronkan dengan pembangunan Jembatan Palu IV, yang memungkinkan arus transportasi lebih efisien dan cepat.
Trase jalan telah dirancang sejak awal agar terintegrasi dengan jembatan tersebut, menciptakan konektivitas yang optimal bagi masyarakat dan pelaku ekonomi di wilayah ini.
Selain manfaat logistik, elevated road ini juga memberikan rasa aman bagi warga sekitar.
Dengan desain yang diperhitungkan secara matang, proyek ini memastikan akses evakuasi yang lebih baik dalam situasi darurat bencana, sekaligus mengurangi risiko dampak langsung bagi permukiman di sekitarnya.
Baca Juga : Satker PJN 2 Sulteng Tancap Gas | Capaian Jalan Mantap Hampir 100%, Siap Gaspol di 2025 !
