Selain itu, citra personal Anwar Hafid sebagai kandidat juga berperan dalam meningkatkan elektabilitas.
Menurut survei, Anwar dianggap memiliki kualitas unggul dibanding kandidat lain, termasuk perhatian pada rakyat, kejujuran, integritas, keberanian, ketegasan, serta ketaatan agama.
Faktor ini meningkatkan persepsi positif publik terhadapnya, menjadikannya figur yang dipercaya mampu memimpin Sulawesi Tengah ke arah yang lebih baik.
Faktor ketiga adalah strategi sosialisasi yang lebih intensif dibanding kandidat lain. Survei menunjukkan bahwa 19,1 persen responden telah bertemu langsung dengan Anwar dalam berbagai kegiatan.
Selain itu, 7,4 persen mengaku melihat namanya di media cetak, sementara 7,8 persen lainnya menyatakan pernah ditemui oleh tim kampanye Anwar-Reny.
Kedekatan ini memberi dampak positif pada elektabilitas pasangan Anwar-Reny, memperkuat pengenalan dan kedisukaan mereka di mata pemilih.
Dalam simulasi yang dilakukan LSI, pasangan Anwar-Reny menunjukkan keunggulan elektabilitas sebesar 35,2 persen tanpa bantuan kartu suara, diikuti pasangan Ahmad H.M. Ali-Abdul Karim Al Jufri dengan 27,9 persen, dan pasangan Rusdy Mastura-Sulaiman Agusto sebesar 11,6 persen.
