Proyek MYC Rekonstruksi Jalan Ruas Muliasari-Kokobuka-Air Terang-Kali-Kulango memiliki nilai kontrak Rp72.244.583.000.
Kontrak ditandatangani pada 17 April 2026 dengan sumber dana APBD Provinsi Sulawesi Tengah. Pekerjaan tersebut merupakan proyek multiyears contract (MYC).
Dengan nilai anggaran mencapai puluhan miliar rupiah, asal-usul material menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan proyek memenuhi ketentuan teknis sekaligus aspek administrasi dan legalitas.
Apalagi material agregat merupakan salah satu komponen utama dalam pekerjaan LPA. Karena itu, sumber material idealnya dapat ditelusuri melalui dokumen sejak lokasi pengambilan hingga penggunaannya di proyek.
Konfirmasi telah dilakukan kepada Tomy selaku pihak PT Wahana Cipta Lestari melalui pesan instan pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Tomy dikonfirmasi mengenai dugaan penggunaan material batuan dari wilayah Momunu, asal material yang digunakan dalam pekerjaan LPA, serta status dua lokasi SIPB perusahaan yang disebut masuk dalam pengawasan dan penghentian sementara ESDM Sulawesi Tengah.
Hingga berita ini diterbitkan, Tomy belum memberikan tanggapan.
Konfirmasi juga disampaikan kepada Muhammad Ali selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek MYC Paket Rekonstruksi Jalan Ruas Muliasari-Kokobuka-Air Terang-Kali-Kulango.
Muhammad Ali dimintai penjelasan mengenai asal-usul material yang digunakan dalam pekerjaan LPA, termasuk dugaan material berasal dari wilayah Momunu dan bagaimana proses verifikasi legalitas serta dokumen sumber material yang digunakan kontraktor.
Hingga berita ini diterbitkan, PPK proyek MYC Paket Rekonstruksi Jalan Ruas Muliasari-Kokobuka-Air Terang-Kali-Kulango Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah ini, belum memberikan tanggapan.
Ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi PT Wahana Cipta Lestari, PPK proyek, maupun pihak-pihak terkait.
Jika material benar berasal dari lokasi yang aktivitasnya sedang dihentikan sementara, maka perlu dijelaskan dasar pengambilan dan penggunaannya dalam proyek yang dibiayai APBD.
Sebaliknya, jika material berasal dari sumber lain, kontraktor perlu menunjukkan sumber material beserta dokumen legalitasnya.
Transparansi ini menjadi penting karena proyek MYC tersebut menggunakan uang publik dengan nilai kontrak Rp72,244 miliar.


