Kelompok MIT Poso Makin Terdesak, Dua Jendral Pimpin Perburuan Berskala Besar

  • Bagikan
Berskala Besar
Dok Foto Ist

Kelompok DPO Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso makin terdesak, dua Jendral TNI Polri di Sulawesi Tengah pimpin patroli penyisiran berskala besar di wilayah pegunungan biru, daerah basis Pimpinan Ali Kalora alias Ali Ahmad.

Kedua jendral itu, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Abdul Rakhman Baso dan Komandan Korem 132 Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf, melakukan perburuan kelompok teroris dengan menyisir wilayah Poso Pesisir Utara yang dimulai pada Selasa 6 Juli 2021.

Berskala Besar
Kapolda sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso bersama Komandan Korem 132 Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf, pimpin perburuan kelompok MIT Poso. Foto Satgas Ops Madago Raya / TRILOGI

Perburuan berskala besar itu dilakukan setelah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memperpanjang masa tugas Operasi Madago Raya di Poso selama tiga bulan dengan deadline sampai dengan 30 September 2021 mendatang.

“Setelah medan operasi di wilayah Poso Pesisir dan Poso Pesisir Selatan, Satgas Madago Raya dipimpin Kapolda Sulteng Irjen Pol. Abdul Rakhman Baso dan Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf kali ini menjelajahi medan operasi di wilayah Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso” kata Juru Bicara Satgas Ops Madago Raya, Kombes Pol Didik Supranoto, Rabu 7 Juli 2021, kepada Trilogi.

Didik juga menyebut patroli skala besar itu juga diikuti oleh pejabat Operasi Satgas Madago Raya dari unsur Polri dan TNI menggunakan motor trail. Dengan total 21 motor trail yang digunakan untuk menyisir hutan.

Menurut Didik, sehari sebelumnya tim juga sudah bergerak dari Poskotis Madago Raya di Tokorondo Poso, menyisir wilayah Poso Pesisir Selatan sekaligus mengecek lima Pos Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) dan dua Pos Sekat.

Lima Pos Pamrahwan itu adalah Pos Pamrahwan Gantinadi, Pos Pamrahwan Padalembara, Pos Pamrahwan Kampung Bulok, Pos Pamrahwan Taunca dan Pos Pamrahwan Air Panas.

Didik mengungkapkan bahwa patroli juga dimaksudkan untuk memburu para tersangka teroris yang masuk dalam DPO dan mempersempit ruang gerak simpatisan yang akan memberikan bantuan makanan dan logistic diwilayah Desa Trimulya.

“Saat Kapolda sulteng beristirahat di Pos Pamrahwan di Desa Trimulya, Kepala Desa menyampaikan dukungan dan harapanya terhadap kegiatan operasi pengejaran kepada kelompok MIT Poso” ujarnya.

  • Bagikan
error: Content is protected !!