“Program ini ke depan akan menjadi agenda rutin JMSI Sulteng,” tegasnya menyoroti aspek keberlanjutan.
Apresiasi tinggi turut mengalir dari jajaran pimpinan pusat daerah. Ketua JMSI Sulteng Murtalib secara terpisah menyampaikan dukungannya terhadap ekspansi program eko-sosial ini.
Menurutnya, aksi sosial komunitas di Palu harus terus didorong untuk mengisi celah perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal, terutama mereka yang bergelut dengan risiko kesehatan tinggi di tempat pembuangan akhir.
“Kami berharap program-program sosial dan kemanusiaan lainnya tetap berjalan konsisten,” pungkas Murtalib.
Langkah JMSI Sulteng ini diharapkan mampu memicu kolaborasi filantropi yang lebih luas guna mendukung kesejahteraan para pekerja kebersihan di ibu kota Sulawesi Tengah.


