Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Akal-Akalan “Mulut Tambang” | Anwar Hafid Bongkar Skema Izin Usaha Industri yang Bikin DBH Nikel Sulteng Minim

BACA JUGA : Program BERANI LANCAR Sulap 12 Ruas Jalan di Sulteng Jadi Penggerak Ekonomi Baru

Namun, menurut dia, manfaat tersebut belum terasa besar dari sisi pendapatan daerah.

“Sekalipun hilirisasi itu banyak juga dampak positifnya, lapangan kerja, lapangan berusaha tersedia. Tapi dari sisi pendapatan daerah tidak memberi dampak,” jelasnya.

Ketika ditanya mengenai besarnya dampak tersebut terhadap pendapatan daerah, Anwar menjawab, “Sangat kecil.”

Persoalan DBH juga dikaitkan Anwar Hafid dengan masa depan Sulawesi Tengah ketika cadangan nikel suatu saat menurun.

Menurutnya, daerah membutuhkan penerimaan yang cukup untuk mempersiapkan sumber ekonomi alternatif sehingga masyarakat tidak selamanya bergantung pada tambang.

“Kalau kita punya pendapatan daerah yang besar, kan kita bisa mengalihkan masyarakat, mengalih program-program kita, supaya mereka tidak hanya tergantung kepada tambang itu,” beber Anwar.

Anwar Hafid menilai pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci.

Menurut dia, masyarakat lokal harus memiliki keterampilan dan kemampuan ekonomi yang dapat membuat mereka tetap bertahan ketika industri pertambangan suatu saat berakhir.

“Kalau sumber daya manusianya bagus, tanpa sumber daya alam juga dia bisa tetap eksis,” ujarnya.

BACA JUGA : Dari Rival Jadi Satu Meja | Ahmad Ali dan Anwar Hafid Mulai Baca Peta Politik Sulteng 2029

Menurut Anwar, tambahan DBH bukan sekadar persoalan angka penerimaan pemerintah daerah.

Ruang fiskal tersebut dibutuhkan untuk membiayai pembangunan di daerah, termasuk infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

“Dari sisi itu kan kita butuh pembiayaan, baik kabupaten penghasil, provinsi, tentu berharap ada pembiayaan yang lebih sehingga kita bisa membiayai banyak infrastruktur, sekolah, kesehatan, dan sebagainya,” kata Anwar.

Ia juga mengatakan persoalan DBH kini tidak hanya menjadi pembicaraan pemerintah daerah.

“Ini bukan cuma suara pemerintah, tapi ini sudah suara rakyat sebetulnya,” ujar Anwar.

Pada akhirnya, Anwar Hafid menegaskan persoalan tersebut bukan untuk menghentikan hilirisasi nikel. Yang didorong adalah agar manfaat ekonomi dari pemanfaatan sumber daya alam dapat lebih besar dirasakan daerah penghasil.

“Sebetulnya kita habis sumber daya alam, tapi dana bagi hasil kita tidak seimbang,” ungkapnya.