“Tentunya selaku mitra atau vendor dari CPM, kami di AKM jelas mengambil data dari mereka berkaitan dengan soal isu air permukaan,” katanya.
Di mana lanjut Rully, telah dilakukan pemompaan dengan total air keluar sebanyak 1129 meter kubik menggunakan pompa dengan ukuran pipa 1 inch.
Menurutnya, air yang di pompa keluar dari kolam tambang dimasukkan ke sediment pond atau kolam sedimen untuk dilakukan pengelolaan.
“Dari hasil uji lab internal PT CPM terhadap air yang ada di kolam tambang, didapatkan pH rata-rata 7,9 dan kekeruhan (TSS) 4 mg/liter,” ungkap Rully.
Kata dia, baku mutu lingkungan untuk pH di angka 6-9 dan kekeruhan 200 mg/liter berdasarkan Permen LH Nomor 05 Tahun 2022.
“Perusahan sudah mengirim sampel air ke laboratorium external PT Global Quality Analitical,” katanya.
Sebagai informasi tambah Rully, perusahaan tersebut telah tersertifikasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).
