TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Kontraktor Lelet Proyek Bencana

Kontraktor yang gagal memenuhi komitmen diberi kelonggaran. Ada apa di proyek itu ?. Pelaksana proyek rehabilitasi dan rekontruksi Fasilitas Pendidikan Dasar Fase 1B ini molor, lantaran bertele-tele sehingga proyek bantuan dari Bank Dunia tersebut belum tuntas.

Rehabilitasi dan rekontruksi bagi 19 bangunan sekolah dengan konsep green building dan menggunakan material ramah lingkungan berupa precast K-375, baja ringan dan alumunium itu tampaknya terbelit problem serius.

proyek-bencana
Salah satu bangunan sekolah yang mendapat alokasi anggaran rekontruksi dan rehabilitasi dari nilai Rp37,4 Miliar yang berlokasi di Kelurahan Petobo. Foto dok Tim Trilogi

Anggaranya pun fantastis hingga membengkak mencapai Rp37,4 Miliar. Proyek itu bisa menjadi batu sandungan bagi pihak-pihak yang terkait. Jika memang harus diteruskan, pihak pemberi pekerjaan bersiap-seiap menambal biayanya.

Baca Juga : NGERI-NGERI SUAP…!

“Rencana kontraknya mau diadendum. Masih dibahas. Ok” tulis Rachman Dg Tinri, yang memangku jabatan PPK Prasarana Strategis II, Balai Prasarana Permukiman wilayah (BPPW) Provinsi Sulawesi Tengah, kepada Trilogi Senin 21 Juni 2021.

Secara singkat dirinya mengakui bahwa jika progres fisik 19 bagunan sekolah sudah mencapai 50 persen dan optimis jika proyek itu tetap akan berjalan meskipun durasi normal pelaksanaan proyek itu sudah melampaui batas waktu kontrak.

Related posts:

Halaman Selanjutnya :Audit Total Sekolah Bantuan