TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

CHINA INVESTASI USD 260 JUTA UNTUK BANGUN SMELTER DI KEK PALU

Investor China akan melakukan investasi senilai USD 260 Juta untuk pembangunan tempat pemurnian nikel (Smelter) dilokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) diKecamatan Palu Utara, Kota Palu.

Hal ini terungkap saat Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola menerima investor untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu di ruang kerjanya.

Direktur Jaya Mineral, Tedi menyampaikan kepada Gubernur Longki bahwa lokasi KEK sangat strategis untuk dibangun smelter pengolahan nikel.

“Potensi Sulawesi Tengah sangat baik dan begitu juga kami tahu bahwa Pemerintah Provinsi (pemprov) Sulawesi Tengah sangat memberikan dukungan dan kemudahan untuk berinvestasi di lokasi KEK,” katanya.

Tedi menyampaikan pihaknya telah mengalokasikan tempat di KEK 50 hektare dan berinvestasi sebesar UDS 260 juta untuk tahap pertama dengan membangun empat line pabrik.

Sementara Lesli selaku Direktur Utama Jaya Mineral menyampaikan, pihaknya sangat tertarik berinvestasi di Palu karena potensi dalam pembangunan smelter nikel dengan harapan mendapat dukungan dari Pemprov Sulteng.

Halaman Selanjutnya :“Semoga kami dapat memberikan dampak di Sulawesi Tengah,” katanya. Pada kesempatan itu,...
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.