SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi mulai menyiapkan langkah besar untuk menutup jurang digital yang masih menganga di sejumlah wilayah pedalaman.
Lewat Program Berani Berdering yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, daerah ini menargetkan percepatan penuntasan blankspot Sigi yang selama ini menghambat mobilitas informasi masyarakat.
Instruksi percepatan itu kembali ditegaskan dalam rapat koordinasi virtual pada Kamis (4/12/2025).
Sekretaris Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, membuka pertemuan sambil menekankan bahwa penyediaan internet bukan lagi layanan tambahan, tetapi kebutuhan dasar yang menentukan arah pelayanan publik dan daya saing daerah.
Di kesempatan yang sama, Plt. Diskominfo Santik Sulteng, Wahyu Agus Pratama, menyoroti pentingnya kesiapan teknis agar program tidak hanya selesai di atas kertas.
“Pemerintah butuh data yang benar-benar akurat. Kita tidak ingin membangun jaringan di desa yang ternyata belum siap infrastruktur dasarnya,” ujarnya.
