Desain Jembatan Palu 4 menjadi perhatian utama dalam proyek infrastruktur di Sulawesi Tengah.
Jembatan yang sedang dibangun di Kota Palu ini menggunakan metode konstruksi ‘balanced cantilever’ atau kantilever keseimbangan.
Metode ini memungkinkan struktur jembatan berdiri sendiri tanpa sokongan tambahan, mendukung beban sendiri dan kendaraan yang melintas di atasnya.
Melalui siaran pers belum lama ini, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, Dadi Muradi,.ST,.MT, menjelaskan bahwa Jembatan Palu 4 didesain dengan panjang total 250 meter dan lebar 12 meter.

“Jembatan ini akan menjadi penghubung vital bagi wilayah barat dan timur Sulawesi Tengah, meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Proyek ini menggunakan prestressed concrete box girder dengan tipe abutment T terbalik, serta pilar hollow pier dan pondasi cor di tempat berdiameter 1,8 meter.
Konstruksi balanced cantilever diterapkan dengan memanfaatkan efek kantilever yang seimbang, memungkinkan jembatan dibangun secara bertahap tanpa menggunakan perancah.
