TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Capaian Kinerja Kejati Sulteng Tahun 2024 Menuju Indonesia Emas: Penegakan Hukum Melesat!

Capaian Kinerja Kejati Sulteng Tahun 2024

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) telah merilis pembaruan capaian kinerja kerja untuk tahun 2024.

Melalui konferensi pers yang diadakan pada Senin 22 Juli 2024, Kejati Sulteng memberikan gambaran menyeluruh mengenai pencapaian kinerja di berbagai bidang, termasuk pembinaan, intelijen, pidana umum, pidana khusus, perdata dan tata usaha negara, serta pengawasan.

Baca Juga : Hari Bhakti Adhyaksa ke-64: Momen Khidmat & Reformasi Hukum di Sulawesi Tengah

Kali ini Trilogi merangkum capaian kinerja Kejati Sulteng serta tantangan yang dihadapi dan rencana ke depan berdasarkan data Capaian Kinerja Kejati Sulteng Tahun 2024 yang disampaikan Kejati Sulteng, Dr. Bambang Hariyanto, melalui Kasi Penerangan Hukum La Ode Abdul Sofian, SH.MH.

Bidang Pembinaan: Pengembangan Kapasitas dan Promosi

Pada bidang pembinaan, Kejati Sulteng mencatat capaian signifikan dalam pengembangan kapasitas pegawai dan promosi jabatan.

Bidang Pembinaan

Dengan total pegawai sebanyak 165 orang, terdiri dari 57 jaksa dan 108 pegawai tata usaha, instansi ini telah mengusulkan promosi jabatan sebanyak 31 pejabat, termasuk 11 untuk eselon III dan 20 untuk eselon IV.

Selain itu, sebanyak 35 pegawai juga diusulkan untuk kenaikan gaji berkala (KGB). Kejati Sulteng juga menekankan pentingnya pelatihan dengan 68 pegawai mengikuti diklat yang diadakan sepanjang tahun ini.

Bidang Intelijen: Operasi dan Penyuluhan Hukum

Di bidang intelijen, Kejati Sulawesi Tengah melaporkan sejumlah aktivitas penting yang menunjukkan kinerja yang sangat baik.

Program-program intelijen seperti Operasi LID, PAM, dan GAL mencapai realisasi 133% dari rencana kegiatan.

Bidang Intelijen

Namun, beberapa area seperti penyuluhan hukum (Jaksa Menyapa dan Jaksa Masuk Sekolah) menunjukkan realisasi di bawah target, yaitu masing-masing 50% dan 37,5%. Meski demikian, pencapaian luar biasa terjadi pada pengamanan proyek strategis nasional atau daerah, dengan realisasi mencapai 250% dari target.

Halaman Selanjutnya :Bidang Pidana Umum: Restorative Justice dan Penanganan Perkara