TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

PLAKAT CENDRAMATA, PROYEK IBU SEKDA

HIKAYAT RINGKAS, BUNDA ASRIWATY

KUOTA MENJADI komoditas utama, celah dalam pembagian jatah paket proyek di Pemerintah Kabupaten Morowali. Para kontraktor lokal maupun luar Kabupaten Morowali, beradu lobi. Segala cara dilakukan. Mereka mendekati orang-orang dilingkaran kekuasaan. Para makelar, pejabat teras, dan Politikus. Bunda As alias Asriwaty, merupakan mata rantai dalam permainan ini.

Asriwaty tidak bisa menyembunyikan kegusaranya. Sudah dipastikan Dahi, istri Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, Djafar Hamid, itu langsung berkerut saat Trilogi.co, melakukan konfirmasi dengan menunjukan bukti dokumen Surat Perintah Kerja (SPK) dengan Nomor : 427/88/SPK/PL-Disporapar/XI/2017, proyek Pengadaan Pembuatan Plakat Cendramata, untuk perayaan HUT Kabupaten Morowali ke- 18, November lalu.

“Masalah pengadaan plakat, infonya di mark up, yang adakan istrinya Sekda,” kata sumber Trilogi.co, belum lama ini, sembari menyerahkan salinan SPK beserta dokumentasi plakat serta meminta identitasnya tidak di publikasikan.

Pada proses pelaksanaanya, sumber Trilogi.co, menjelaskan jika Asriwaty mendatangkan barang plakat cendramata itu sebanyak 200 unit, dari wilayah Makasar. Berdasarkan keteragan dari sejumlah pihak, jika plakat cenderamata tersebut dihargai dengan harga Rp350.000 perunit.

“Sedangkan waktu dicek ternyata harganya jauh selisihnya, dengan harga Rp150 ribu perunitnya. Inikan sudah dapat dipastikan jika kontraktor pelaksananya telah meraup keuntungan besar,” jelasnya.

Selain masalah harga, tambah sumber, plakat cenderamata itu diduga spesifikasinya terindikasi menyrempet rambu atau tidak sesuai spek. Hal ini ditemukan dari sebanyak 200 buah plakat yang terbuat dari bahan fiberglass itu ketebalanya hanya 3 cm.

“Itu plakat cenderamatanya tidak sesuai spek, karna tipis bahanya. Dari bahan dan ketebalanya  yang tipis itu, makanya dia beli yang murah dan selisih harganya juga jauh berbeda,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :Hasl penelusuran Trilogi.co, dari beberapa pihak menyebutkan jika bunda As alias Asriwaty...
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.