TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

UPAH TAK DIBAYAR, PEKERJA KEMBALI SEGEL BLOK HUNTARA di PALU

Sementara itu, Iskandar yang mewakili pihak management PT Adhi Karya, selaku kontraktor pelaksana untuk pembangunan sejumlah Huntara penyintas bencana di Kota Palu, ketika dilakukan konfirmasi melalui pesan aplikasi whatsup pada Jumat malam, tidak merespon. Sampai berita ini diterbitkan pihak management PT Adhi Karya, belum bisa dikonfirmasi.

Sebelumnya pada Jumat petang pukul 16.30 wita, sebanyak 20 blok unit Huntara yang terdiri dari 240 bilik di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, berdasarkan sejumlah informasi menyebutkan Huntara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah disegel oleh para pekerja kontraktor.

Penyegelan blok Huntara yang ditempati warga korban bencana gempa dan Likuifaksi itu merupakan bentuk protes dan kekecewaan kontraktor akibat tidak adanya kejelasan pelunasan biaya pembangunan.

Akibatnya, sebanyak 120 KK yang menghuni saat ini, terancam kehilangan tempat tinggal. Usai menyegel huntara, pekerja itu mengatakan jika dalam waktu dekat ini tidak kejelasan pembayaran biaya kerja, maka akan dilakukan pembongkaran paksa.

Penulis : Wahyudi / Trilogi.co.id


Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.