
Sepatutnya, dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025 dirujuk khususnya pada periode keberapa. Sebaiknya, laut menjadi masa depan Sulteng.
“Pola pikir yang selama ini membelakangi laut, teluk, selat samudera mengubah
menjadi menghadap ke laut. Selanjutnya ada perubahan pola pikir dari Sulteng Uncorporated menjadi Sulteng Incorporated sekaligus menjadi dasar Poros maritim Sulteng mngimplemetasikn 10 gatra pembangunan nasional ipolisosbud hankam” kata Akademisi Untad Palu itu.
“Figur Cagub tahun 2020 saatnya figur yang mau kerja keras siapapun orangnya dan terlebih penting harus konsukwen apa yang menjadi Visi dan Misi membangun Sulteng lebih maju” kata M Ahlis Djirimu.
Ekonom Untad Palu ini melihat figur Dr Irv Hasanudin Atjo MP sangat visioner. Beliau dulunya tepat sebagai perencana Sulteng ketimbang birokrat. Sayangnya pemikiran beliau selama 7 tahun ini sepatutnya terimplementasi.
“Saya pikir akan lain bila 7 tahu lalu beliau think tank Sulteng pasti akan ada kenangan yang ditinggalkan Gubernur H Longki. Saya melihat, pak Hasanudin Atjo bukan lagi milik Sulteng. Pak Hasanudin Atjo adalah milik Indonesia. Pak Rokhmin Dahuri mantan Menteri KKP saja akui beliau sebagai alumni IPB (Institut Pertanian Bogor) terbaik” kata M Ahlis Djirimu.
