Normalisasi sungai dilakukan pada bagian hulu bendung sepanjang ±370 meter dengan lebar bervariasi sesuai shop drawing dan volume kontrak.
Pekerjaan galian menggunakan alat berat dilakukan untuk mengangkat sedimen dan delta guna menjaga kapasitas aliran sungai.
Menurut Bayu Dirgantara, aktivitas yang masih terlihat di lapangan saat ini merupakan bagian dari kewajiban penyedia jasa selama masa pemeliharaan pekerjaan dan bukan lagi pekerjaan utama konstruksi.
Selain cofferdam, proyek ini juga mencakup pembangunan saluran pengelak sepanjang ±575 meter dengan lebar penampang ±15 meter.
Infrastruktur tersebut dilengkapi proteksi batu kosong pada sisi tanggul untuk menjaga stabilitas aliran.
Pada sisi hulu, dilakukan penguatan melalui kombinasi metode galian, pemasangan SSP, dan jumbo bag sepanjang ±147 meter dengan volume pekerjaan sekitar 26.409 meter kubik.
Pekerjaan ini dirancang untuk menjamin kontinuitas suplai air ke jaringan irigasi selama masa konstruksi dengan mempertimbangkan aspek hidrologi dan debit andalan.
Pekerjaan tanggul banjir dibangun pada sisi kiri hulu bendung karena kawasan tersebut memiliki riwayat limpasan saat debit banjir tinggi.
