Lesmana menekankan pentingnya workshop ini bagi para perwakilan kelurahan dan desa, dengan harapan bahwa pelatihan ini akan menghasilkan jurnalis yang mampu menyajikan berita yang akurat, sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik, dan terhindar dari penyebaran informasi hoaks.
“Kami sangat mengapresiasi PT. PAU yang telah menyelenggarakan pelatihan ini. Diharapkan, peserta dapat mempraktikkan ilmu yang diperoleh sehingga dapat menghasilkan pemberitaan yang berkualitas dan dapat dipercaya. Terlebih lagi, di era digital ini, setiap informasi yang disebarkan akan terekam secara digital dan dapat dimonitor oleh sistem DKSIP Banggai,” ungkap Lesmana.
Iskandar Djiada, selaku Ketua PWI Kabupaten Banggai, juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi bagi para peserta workshop. Menurutnya, di era digital ini, hanya dengan bermodalkan ponsel pintar, seseorang sudah bisa menjadi jurnalis.
Baca Juga : Sosialisasi Mitigasi Bencana BPBD Banggai | Masyarakat Batui Siap Hadapi Bencana Alam !
Oleh karena itu, kesempatan ini merupakan momen yang sangat baik bagi para peserta untuk meningkatkan keterampilan jurnalistik mereka.
Maria Ulfa, S.S.Kom., sebagai salah satu narasumber, menekankan pentingnya verifikasi dalam penulisan berita.


