Hingga saat, tambah Bernardus, pihaknya tengah mengurusi aspek teknis, perizinan, dan juga pembiayaan untuk proyek Fasilitas Pengolahan Nikel Bahodopi.
Baca Juga : Ihktiar Vale Mentransformasi Sumber Daya Mineral Bagi Pertambangan Berkelanjutan
Sementara itu, untuk proyek Smelter Pomalaa, INCO masih melakukan diskusi dengan pihak mitra, yakni Sumitomo Metal Mining (SMM) perihal aspek teknis, perizinan, dan lain-lain.
“Untuk Pomalaa, ada beberapa hal yang masih kami diskusikan dengan partner (Sumitomo) terkait isu komersial, teknis dan perizinan,” jelasnya Bernardus.
