Meski menghadapi tekanan tersebut, PT Datu Karsa Trimulti tetap mampu menjaga ritme pekerjaan melalui pengelolaan proyek yang terukur, pengawasan ketat, serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.
Perusahaan memastikan seluruh peralatan, tenaga kerja, hingga material yang digunakan telah memenuhi standar dan spesifikasi teknis sesuai kontrak.
Tak hanya itu, pada pekerjaan revetment Sungai Watutela dan bangunan pengendali banjir, seluruh material dipastikan sesuai spesifikasi teknis dan dipasok oleh perusahaan yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang layak beroperasi.
Keberhasilan PHO Proyek Pengendali Banjir Watutela Paneki juga ditopang sinergi antara kontraktor pelaksana, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta konsultan supervisi.
Selama pelaksanaan proyek, evaluasi dilakukan melalui rapat mingguan guna memantau progres pekerjaan, menyelesaikan kendala di lapangan, sekaligus memastikan target mutu, waktu, dan biaya tetap tercapai.
Memasuki masa pemeliharaan, PT Datu Karsa Trimulti menyatakan tetap bertanggung jawab penuh terhadap kondisi pekerjaan selama enam bulan hingga proses Final Hand Over (FHO).
