PALU – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai membuka sejumlah agenda penting di tengah perubahan cepat industri media dan derasnya investasi di daerah.
Bukan cuma soal tambang. Dalam rapat jajaran pengurus JMSI Sulteng pada Sabtu (19/9/2026), organisasi ini membahas sedikitnya empat agenda strategis yang menyentuh dunia jurnalistik, bisnis daerah, industri pers hingga kehidupan sosial masyarakat.
BACA JUGA : Bangkep Simpan ‘Harta Karun Alam’ | HIPKA Sulteng Ingatkan Pengusaha Jangan Cuma Kejar Cuan !
Mulai dari sertifikasi wartawan, forum bisnis pertambangan, penguatan jaringan antarpemimpin redaksi hingga aksi sosial.
Empat agenda tersebut disiapkan dalam waktu relatif berdekatan.
Ketua Pengda JMSI Sulteng, Murtalib, mengatakan rangkaian program tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat internal organisasi sekaligus memperluas kontribusi JMSI di Sulawesi Tengah.
Isu pertambangan memang menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian.
Namun, JMSI Sulteng tidak ingin pembahasan berhenti pada derasnya investasi atau besarnya industri tambang yang masuk ke daerah.
BACA JUGA : Ketua JMSI Sulteng Kecam Eks Direktur RSUD Undata Palu Sebut Jurnalis ‘Bodoh’
JMSI justru ingin melihat seberapa besar peluang tersebut bisa ditangkap pengusaha lokal.


