Wagub Reny Lamadjido menegaskan proyek hilirisasi dan pengembangan sektor unggulan daerah tersebut menjadi langkah konkret Pemprov Sulteng dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pelaksanaan proyek-proyek strategis ini tidak lain dan tidak bukan merupakan upaya percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah,” ujar dr. Reny Lamadjido.
Menurutnya, audiensi dengan Bappenas menjadi momentum penting untuk memperkuat sinkronisasi program daerah dengan prioritas pembangunan nasional, khususnya terkait mekanisme penganggaran dan kebijakan fiskal pemerintah pusat.
“Audiensi ini kami lakukan untuk menindaklanjuti arahan, masukan, dan klarifikasi teknis terkait mekanisme penganggaran dan kesesuaian usulan proyek dengan prioritas pembangunan nasional, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan optimal, akuntabel, dan selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat,” jelasnya.
Dalam paparannya, Pemprov Sulteng menyoroti potensi besar hilirisasi kelapa di Kabupaten Parigi Moutong.
Proyek tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi hingga 3,3 kali lipat sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor agroindustri daerah.
