Ia juga menekankan bahwa kebersamaan dan kerukunan merupakan modal penting dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik yang mungkin timbul saat Pilkada berlangsung.
Acara ini digelar dengan harapan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah senantiasa menjaga persatuan dan kerukunan, terutama dalam menghadapi tantangan politik yang dapat memicu perpecahan.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjauhi konflik dan memperkuat solidaritas kebangsaan demi tercapainya pemilu yang kondusif.
“Kondisi politik saat ini berpotensi menimbulkan perbedaan yang tajam, tapi dengan bersatu kita bisa melewati segala rintangan dalam semangat damai dan demokrasi,” kata Irjen Agus.
Selain doa lintas agama, Kapolda Sulteng juga menyerahkan bantuan kepada anak-anak panti asuhan yang turut hadir. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan harapan agar generasi muda merasakan damai dalam kebhinekaan Indonesia.
Dengan pelaksanaan doa lintas agama Pilkada damai ini, Polda Sulteng mengharapkan seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Sulawesi Tengah, dapat berperan aktif dalam menjaga situasi yang aman dan harmonis sampai seluruh tahapan Pilkada 2024 selesai.
