“Untuk pencegahan jangka panjang ke depan, maka harus dibuat rencana kontijensi ke depan antara lain dengan memperbaiki lingkungan,” tutur Suharyanto.
Suharyanto mengunjungi lokasi terdampak banjir bandang. Dia menuju titik hilir sungai yang menjadi lokasi paling parah terdampak banjir bandang. Di lokasi itu, terlihat beberapa rumah roboh dan rusak porak-poranda, seolah menjadi saksi bisu bagaimana air bah yang sangat dahsyat menghantam permukiman penduduk.
SAR Ditpolairud Polda Sulteng Fokus Pencarian di Pesisir dan Laut
Proses pencarian empat korban banjir di Torue masih dilakukan. Untuk membantu korban yang belum ditemukan, Tim SAR Laut Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulteng dikerahkan untuk proses pencarian.

Proses pencarian saat ini dipusatkan di pesisir pantai dan wilayah laut. Penyisiran dilakukan dengan menggunakan perahu karet. Sebanyak 10 personil Ditpolairud dilibatkan dalam proses pencarian.
Pemerintah Tetapkan Tanggap Darurat Bencana di Torue
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengucurkan dana siap pakai Rp250 juta untuk operasional tanggap darurat bencana banjir bandang di Desa Torue dan sekitarnya di Kabupaten Parigi.
“Saya hadir di daerah terdampak banjir untuk memastikan penanganan tanggap darurat berjalan sebagaimana mestinya, saya juga menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak dan dana siap pakai tahap awal untuk kegiatan tanggap darurat,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang dilansir dari Antara.

Dana siap pakai diberikan sebagai bantuan untuk mendukung kegiatan tanggap darurat di lapangan, oleh karena itu peristiwa banjir bandang menerjang Parigi Moutong menjadi bagian dari tanggung jawab negara melakukan pemulihan.
