Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Bukan Cuma Panen, Anwar Hafid Bawa ‘Resep’ China ke Walatana

“Petani jangan hanya berpikir berapa ton yang dihasilkan. Yang lebih penting adalah berapa nilai ekonomi yang diperoleh,” kata Anwar.

Menurut Anwar, pengalamannya melihat pertanian modern di Sichuan China menunjukkan pentingnya integrasi riset, teknologi, sistem pengairan, kepastian pasar, manajemen keuangan, digitalisasi hingga hilirisasi.

Model tersebut dinilai relevan untuk menjadi referensi bagi pertanian Sulteng, meski tidak harus diterapkan secara utuh.

“Kita memang masih jauh, tetapi setidaknya kita bisa mulai. Yang paling penting adalah bibit dan hilirisasi,” ujarnya.

BACA JUGA : China-Sulteng Makin Mesra | Usai Dagang Durian Kini Diam-Diam Buka Rute Penerbangan

ADVERTISEMENT
Example 300x600

Anwar mengatakan penguatan bibit menjadi salah satu fondasi penting agar petani semakin mandiri.

Halaman Selanjutnya :BACA JUGA : 151 Kontainer Tinggal Meluncur, Durian Sulteng Siap Bikin China Mabuk Kepayang