Perkara Penyebar Berita Hoax Terhadap Dua Jurnalis di Palu, Berakhir Damai

  • Bagikan

Perkara penyebar berita bohong (Hoax) terhadap dua Jurnalist di Kota Palu, berkahir damai. Pelaku resmi meminta maaf kepada dua korban secara tertulis.

Hal ini dibenarkan oleh kedua Jurnalis media online itu, yakni Hermantoni dan Andrew Wattimena, Selasa 23 Maret 2021.

“Iya dia resmi meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi hal yang serupa yang dapat merugikan dirinya sendiri” tulis Andrew melalui pesan Whatsapp kepada Trilogi.

 

Hal serupa juga dibenarkan oleh Hermantoni yang juga menjadi korban pencemaran nama baik atas berita bohong yang dilakukan oleh pelaku yang diketahui bernama Firman melalui pesan berantai di Whatsapp group yang ia sebar luaskan.

“Iya kami memafkan pelaku, meskipun kami sudah saling kenal. Kedepannya agar pelaku tidak lagi mengulangi perbuatannya kepada orang lain” Kata Hermantoni, Jurnalis Berantas.id

Dari informasi yang disampaikan oleh Andrew, secara tertulis kepada Trilogi, pihak management kontruksi PT Brantas Abipraya, telah memanggil dan berkomunikasi dengan pelaku (Firman-red) agar menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

Menurutnya pihak PT Brantas Abipraya melalui Manager Proyek, mengakui tidak ada masalah dan tidak benar soal tuduhan informasi yang disebar oleh pelaku terkait dengan penipuan yang merugikan pihak PT Brantas Abipraya.

“Manager PT Brantas Abipraya sudah temui Firman agar tidak memperkeruh masalah. Pihak disana mengaku ikhlas dan tidak ada masalah, karena itu real MOU” beber Andrew Wattimena Jurnalis Radarnusantara.com

Sehari sebelumnya pelaku Firman yang diketahui sebagai subkon pada proyek yang digarap oleh PT Brantas Abipraya, menuding keduanya sebagai penipu yang merugikan pihak perusahaan BUMN itu.

Keduanya dituding memalsukan data perusahaan media penerima kerjasama MOU untuk media patner sebesar Rp15 juta. Pelaku menyebar informasi itu secara berantai di Whatsapp group sehingga membuat heboh.

Akibat dari perbuatan pelaku, kedua korban yakni Andrew Wattimena dan Hermantoni mengancam akan membawa kasus ini ke rana hukum, karena dianggap telah mencemarkan nama baik keduanya.

  • Bagikan
error: Content is protected !!