Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Perbedaan Sholat Ghaib dan Sholat Jenazah, Bagaimana Tata Caranya?

“Allahummaghfir laha warhamha wa ‘afiha wa‘fu anha wa akrim nuzulaha wa wassi’ madkhalaha waghsilha bilma’i wats tsalji wal baradi, wa naqqiha minal khathaya kama naqaita ats-tsauba al-abyadh minad danasi, wa abdilha daran khairan min dariha wa ahlan khairan min ahliha wa zaujan khairan min zaujiha wa adkhilha al-jannata wa a’idzha min ‘adzabil qabri wa min adzabinnar”.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaskanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempatnya, luaskanlah kuburnya, dan mandikanlah ia dengan air, salju, serta es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari rumahnya di dunia, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Kemudian masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari siksa kubur dan siksa neraka”.

5. Takbir (keempat) membaca doa berikut:

  • Untuk jenazah laki-laki: “Allahumma laa tahrimna ajrahu wa laa taftinna ba’dahuu waghfir lanaa wa lahuu”. Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.
  • Untuk jenazah perempuan: “Allaahumma laa tahrimnaa ajrahaa wa la taftinna ba’dahaa waghfir lanaa wa lahaa”. Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.

6. Salam

Sesudah sholat jenazah atau sholat ghaib, selanjutnya disarankan untuk membaca tahlil.

Dilansir dari situs NU Online, sholat gaib mempunyai hukum yang serupa dengan shalat mayat yakni fardhu kifayah. Maka dari itu, sholat gaib bisa dilaksanakan seorang dengan keadaan tertentu untuk menggugurkan kewajiban sholat mayat.

Seperti tersebut perbedaan sholat ghaib dan sholat mayat yang penting kalian kenali.

Halaman Selanjutnya :Halaman 4